PWDB bab 5

Bab 5 Teknologi Aplikasi Web Server Dan Pemrograman Server Side Scripting


A. Teknologi Aplikasi Web Server
Web server adalah sebuah software (perangkat lunak) yang memberikan layanan berupa data. Berfungsi untuk menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien atau kita kenal dengan web browser. Selanjutnya ia akan mengirimkan respon atas permintaan tersebut kepada klient dalam bentuk halaman web

1. Berbagai Teknologi Aplikasi Web Server
sebuah dedicadet server (Perangkat keras) yang menjalankan aplikasi  juga dapat disebut sebagai web server apabila perangkat tersebut dapat menerima, mengolah, dan mengontrol, suatu permintaan melalui protokol HTTP.

a. Fungsi utama Web Server 
Fungis web adalah untuk menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari komputer klien. Selanjutnya server akan mengirimkan respon atas permintaan tersebut kpd klien dalam wujud halaman website

b. Penerapan Aplikasi Web Server
Sebuah web server juga bisa menyediakan informasi melalui jaringan lokal. Oleh sebab itu, jika menjupai sebuah web server pada perangkat embedded seperti router, modem, printer dan lainnya dengan penggunaan hanya sebatas untuk melakukan administrasi dan monotoring pada perangkat tersebut saja.

2. Kalfikasi Aplikasi Web Server
secara mendasar, aplikasi web server sebagai sebuh program atau perangkat lunak yang dpt menyediakan konten melalui protokol HTTP. Konten yang diolah dan ditampilkan dalam bentuk dokumen HTML yang isinya dapat berupa teks, gambar, suara, dan jenis berkas data lainnya.

a. XAMPP

XAMPP adalah software atau aplikasi komputer yang banyak digunakan dalam dunia web developer yang juga bisa dipelajari untuk membuat website. XAMPP adalah perangkat lunak berbasis web server yang bersifat open source (bebas) serta mendukung di berbagai sistem operasi seperti OS Linux, OS Windows, Mac OS, dan juga Solaris. XAMPP bisa dilakukan untuk menghemat anggaran karena mampu menggantikan peran web hosting dengan cara menyimpan file website ke dalam hosting lokal agar bisa dipanggil lewat browser. Software XAMPP dikembangkan oleh tim bernama Apache Friends pada tahun 2002, yang bisa didapatkan secara gratis dengan label GNU (General Public License).

XAMPP adalah singkatan dari X (cross platform), A (Apache), M (MySQL/MariaDB), P (PHP), dan P (Perl) yang adalah program-program yang tersedia di software ini. 

  • X = Cross platform
    Kode penanda dari software cross platform yang berarti dapat dijalankan di banyak sistem operasi seperti Windows, Linus, Mac OS, dan Solaris. 
     
  • A = Apache
    Aplikasi web server gratis dan bisa dikembangkan oleh banyak orang (open source) untuk menciptakan halaman website yang benar berdasarkan kode program PHP yang ditulis oleh pengembang web developer. 
     
  • M = MySQL / MariaDB
    Aplikasi database server yang menerapkan bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language) yang berfungsi untuk mengelola dan membuat sistem database yang terstruktur dan sistematis seperti mengolah, mengedit, dan menghapus daftar melalui database
     
  • P = PHP
    Bahasa pemrograman khusus berbasis web untuk kebutuhan pada sisi server (back end), sehingga bisa digunakan untuk membuat halaman website menjadi lebih dinamis dengan menerapkan server-side scripting
     
  • P = Perl
    Bahasa pemrograman untuk memenuhi berbagai kebutuhan (cross platform) yang bisa berjalan di banyak sistem operasi sehingga sangat fleksibel, misalnya sebagai penunjuk eksistensi dari PHP. Biasanya digunakan untuk membuat website dinamis seperti CMS (Content Management System) WordPress.

b. APPSERV 
Appserv merupakan aplikasi yang berfungsi untuk  install beberapa program antara lain Apache, PHP, MySQL dalam waktu yang singkat. Banyak orang mengeluh-eluhkan tentang susahnya install Apache, PHP, MySQL. Dengan adanya AppServ, mempermudahkan orang untuk membuat web server dan database. AppServ ini mempunyai beberapa versi antara lain : AppServ versi 2.5.9 , 2.5.10 , 2.6.0 (terbaru).

Tujuan aplikasi AppServ antara lain adalah mempermudah dalam membuat database dan membuat web server. Dalam membuat database biasanya yang digunakan adalah MySql dan dalam pembuatan skrip menggunakan pHp. Antara pHp dan MySql saling berhubungan disebabkan skrip pada pHp akan muncul pada halaman web dan dimasukan dalam MySql (database). Jadi awal pembuatan web, dilakukan menggunakan skrip html (untuk penampilan) dan skrip pHp untuk proses dari skrip html. Apabila kita mengetikan atau akan memasukan data kedalam database yang terhubung dengan web, pada halaman web browser kita masukan yang akan diinput dan kemudian akan diproses oleh pHp dan akan dimasukan kedalam database.

c. ISS (Internet Information Service)

IS merupakan singkatan dari Internet Information Server. IIS adalah sebuah HTTP server yang digunakan pada server dengan OS windows. IIS pertama kali dirilis sebagai addon dari layanan berbasis internet yang terdapat pada Windows NT 3.51. Beberapa waktu kemudian, IIS melakukan update ke versi 2.0 dengan tujuan agar sistem IIS dapat compatibel untuk sistem operasi Windows NT 4.0 yang baru dirilis saat itu. Kemudian IIS kembali melakukan update IIS ke versi 3.0n Update ini dilakukan agar IIS mendukung lingkungan skrip dinamis Active Server Pages (ASP). Selanjutnya IIS melakukan update kembali ke versi 4.0, namun saya pada update versi ini Microsoft menghilangkan dukungan untuk protokol Gopher dan dibundel dalam CD-ROM Windows NT sebagai bagian terpisah, yang disebut dengan “Windows NT 4.0 Option Pack.”

Saat ini versi IIS terbaru adalah IIS 10 yang dirilis pada 2 Oktober 2018, versi ini diklaim merupakan versi yang paling aman dari sistem IIS.

B. Pemrograman server side scripting 

Menurut termiloginya, server-slide scripting identik dengan sebuah teknologi web server dan request oleh user yang dilayani dengan cara menjalankan script langsung pada web server untuk menghasilkan halaman HTML dinamis.

1. Konsep Server Side programing
Server Side Programming Language, atau Bahasa Pemrograman sisi server, adalah bahasa pemrograman web, yang letak source code nya nanti hanya ada di webserver. Bahasa ini source code nya tidak akan muncul di sisi client (browser)Client/browser hanya menerima keluaran dari kode program tersebut. Di sisi client, keluaran akan muncul berupa : HTML, CSS, hingga bahasa pemrograman client side paling terkenal : Javascript. 

2. Klasifikasi Aplkikasi Server Side Programing

Server side programming atau pemrograman sisi server adalah suatu program yang berjalan di server yang menangani pembuatan konten halaman website. Perlu diketahui bahwa server side programming memiliki fungsi yang berbeda dengan client side.

Server side merupakan sistem yang berjalan di server, sedang client side merupakan sistem yang berjalan di web browser pengguna. Pada dasarnya server side programming ini memiliki arti yang sama dengan backend scripting.

Para pengembang sisi server akan merancang, membangun, dan memelihara kode agar sistem dapat berjalan dengan semestinya di server aplikasi. Server side programming akan memproses user input, berinteraksi dengan database, dan mengontrol konten apa yang akan disajikan sebagai respon dari permintaan user.

1. PHP

Bahasa pemrograman PHP menjadi salah satu bahasa yang paling sering digunakan untuk server side programming. Meskipun PHP termasuk bahasa pemrograman tertua namun kemampuannya masih dapat diandalkan untuk pengembangan web saat ini.

Diketahui terdapat sekitar 80 % website yang berjalan menggunakan bahasa pemrograman ini.  Selain itu PHP juga menjadi bahasa pemrograman pertama yang dirancang secara khusus untuk website sehingga penggunaanya dapat mendominasi di era Web 2.0 tahun 2000an.

PHP sering digunakan untuk mengembangkan situs web statis, web dinamis, atau aplikasi Web. PHP juga dapat berjalan pada hampir semua operating system termasuk Linux, Microsoft Windows, macOS, dan lain-lain.

2. JS

Node.js adalah bahasa pemrograman Javascript sisi server yang dibangun di Google Chrome V8 JavaScript Engine. Salah satu kelebihan Node.js adalah Anda dapat menggunakan Javascript untuk rendering front-end dan menggunakannya kembali di sisi back-end.

Bahasa ini dirilis pada tahun 2009 dan sudah semakin berkembang. Node.js banyak digunakan oleh para developer untuk mengembangkan konsol, desktop, website, serta web app. Node.js juga dapat berjalan diberbagai platform seperti Windows, Linux, Unix, Mac OS X, dan lain-lain.

Ketika menghandle file request, Node.js dapat menghilangkan proses menunggu sehingga dapat menangani file request selanjutnya dengan cepat. Sebagian besar situs web populer sudah memanfaatkan Node.js dalam pengembangan layanannya. Beberapa web tersebut seperti Netflix, PayPal, Uber, dan LinkedIn
3. Java

Java bisa dibilang platform paling kuat untuk pengembangan web sisi server saat ini. Bahasa pemrograman ini bersifat open source, berorientasi objek, tidak memerlukan infrastruktur perangkat keras tertentu, mudah dikelola, serta memiliki tingkat keamanan yang baik.

Pada awalnya, Java sering digunakan sebagai alternatif untuk C ++ yang banyak digunakan dalam aplikasi bisnis tahun 90-an. Namun sampai saat ini, Java justru memiliki popularitas yang lebih baik daripada C ++. Java dapat digunakan untuk berbagai pengembangan sistem seperti mobile app (terutama untuk Android), desktop app, web applications, games, dan masih banyak lagi.

4. Python

Python menjadi salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh pemula. Bahasa ini juga dianggap mudah untuk dipelajari karena sintaks yang dimiliki cukup sederhana dan terlihat mirip dengan Bahasa Inggris. Python juga menyediakan library yang besar dengan begitu banyak fungsi pra-kode sehingga Anda tidak perlu lagi menulis fungsi buatan sendiri.

Meskipun mudah untuk digunakan, Python mempunyai performa yang baik untuk berbagai keperluan seperti pengembangan web sisi server, perangkat lunak, serta pembuatan system scripting. Selain itu, Python juga memiliki kemampuan untuk menangani data besar dan melakukan matematika yang kompleks. Contoh situs web terkenal yang dibangun dengan Python adalah Youtube, Instagram, Dropbox, Quora.

5. Ruby

Ruby adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek dan bersifat open source. Bahasa ini dikembangkan oleh Yukihiro Matsumoto pada tahun 1995.

Ruby populer untuk digunakan sebagai bahasa pemrograman untuk mengembangkan web applications. Rails adalah framework paling populer untuk Ruby, dan framework ini mudah dioperasikan oleh programmer. Tidak heran jika sebagian besar startup lebih suka memulai aplikasi mereka dengan Ruby on Rails. Berapa website yang menggunakan Ruby adalah GitHub, Airbnb, Shopify, dan masih banyak lagi.


3. Struktur Dasar Server Side Programing

Salah satu program aplikasi server slide programing yang banyak digunakan dalaha PHP. Selain itu, penggunaan kode harus disesuaikan dengan aplikasi atau sitem pada komputer yang bersangkutan.

a. Variable

Variabel adalah suatu tempat yang digunakan untuk menampung data di memori yang mempunyai nilai yang dapat berubah–ubah selama proses program. Sesuai dengan namanya, isi dari variabel bisa berubah dari waktu ke waktu tergantung kebutuhan. Ini berbeda dari konsep konstanta yang nilai tersebut akan tetap dan tidak bisa diubah sepanjang kode program.

b. Tipe Data

Data types atau tipe data adalah sebuah pengklasifikasian data berdasarkan jenis data tersebut. Tipe data dibutuhkan agar kompiler dapat mengetahui bagaimana sebuah data akan digunakan. Untuk mengembangkan sebuah program, tipe data diantaranya Character, String, Array, Numbers dan Booleans.

c. Konstanta

Konstanta adalah jenis identifier yang bersifat konstan atau tetap, artinya nilai dari konstanta di dalam program tidak dapat dirubah / bersifat tetap. konstanta juga sering dianggap seperti variabel, namun nilainya tetap / tidak dapat diubah-ubah. Konstanta berguna untuk menentukan nilai yang merupakan tetapan, misalnya nilai pi (π), kecepatan cahaya, ketetapan gravitasi dan lainnya. Dengan mendefinisikan konstanta yang bersifat global, maka kita dapat menggunakannya di setiap bagian program.

d. Operator
Operator digunakan untuk manipulasi nilai dari suatu variable. variable yang nilainya dimodifikasi oleh operator disebut operand.

e. Komentar
Komentar identik dengan bagian dari skrip PHP yang tdk diterjemahkan oleh browser. Fungsi komentar hanyalah sebagai dokumentasi dari skrip PHP yang dibuat atau sebagai penjalsan-penjelasan dari skrip tersebut dan tidak  terpengaruh program.

4. Penggabungan dengan HTML
PHP menyediakan berbagai cara untuk memasukan kode PHP ke dalam HTML. Cara paling populer adalah menggunakan opening tag <?php> dan closing tag ?>.

a. metode standar (XML Style) PHP

Metode ini disebut XML Style karena didasarkan pada aturan penulisan (syntaxeXtensible Markup Language (XML)XML adalah bahasa markup yang menjadi dasar dari xHTML (versi HTML yang memiliki aturan lebih ketat). Metode penginputan PHP inilah yang disarankan dan paling banyak dipakai. Untuk masuk ke dalam mode PHP, kita menggunakan kombinasi “<?php” sebagai tag pembuka dan tag “?>” sebagai tag penutup.

b. Metode Tag Singkat (SGML Style) PHP

SGML adalah sebuah format standar bahasa markup yang merupakan asal dari HTML. Disebut tag singkat (PHP Short tag) karena tag ini lebih singkat dari metode XML. Yakni hanya menggunakan tag <? sebagai pembuka mode PHP, dan tag ?> sebagai tag penutup

c. Metode ASP

Metode ini disebut metode ASP, karena mirip dengan cara menginput kode ASP ke halaman HTMLASP (Active Server Pages) adalah bahasa pemrograman web yang dirilis oleh Microsoft sebagai bahasa saingan PHP. Metode ASP menggunakan tag <% sebagai tag pembuka, dan tag %> sebagai tag penutup.

d. Metode Script PHP

Metode terakhir yang bisa digunakan untuk masuk ke mode PHP adalah Metode Script. Disebut metode script karena cara penulisannya mirip dengan bahasa script lain seperti JavaScript dan CSS. Metode Script menggunakan tag <script language=”php”> sebagai tag pembuka, dan tag </script> sebagai tag penutup.

5. Perintah-perintah dasar dan syntax dalam server side programing

Sebuah baris kode PHP harus diawali <?php dan diakhiri ?> suatu hal penting yang perlu deketahui tentang baris kode php adalah kode yang ada di dalam file PHP tdk selalu seutuhnya berisi script-script PHP


Tuturial Menginstal XAMP

1. Donwload XAMP

Download XAMPP terbaru melalui website Apache Friends berikut ini.




2. Lakukan instalasi setelah Anda selesai mengunduh. Selama proses instalasi mungkin Anda akan melihat pesan yang menanyakan apakah Anda yakin akan menginstalnya. Silakan tekan Yes untuk melanjutkan instalasi.

Klik tombol Next.


3. Pada tampilan selanjutnya akan muncul pilihan mengenai komponen mana dari XAMPP yang ingin dan tidak ingin Anda instal. Beberapa pilihan seperti Apache dan PHP adalah bagian penting untuk menjalankan website dan akan otomatis diinstal. Silakan centang MySQL dan phpMyAdmin, untuk pilihan lainnya biarkan saja.

4. Berikutnya silakan pilih folder tujuan dimana XAMPP ingin Anda instal. Contohnya di direktori C:\xampp.



5. Pada halaman selanjutnya, akan ada pilihan apakah Anda ingin menginstal Bitnami untuk XAMPP, dimana nantinya dapat Anda gunakan untuk install WordPress, Drupal, dan Joomla secara otomatis.

6. Pada langkah ini proses instalasi XAMPP akan dimulai. Silakan klik tombol Next.
7. Setelah berhasil diinstal, akan muncul notifikasi untuk langsung menjalankan control panel. Silakan klik Finish.

8. Jalankan XAMPP, Silakan buka aplikasi XAMPP kemudian klik tombol Start pada Apache dan MySQL. Jika berhasil dijalankan, Apache dan MySQL akan berwarna hijau seperti gambar di bawah ini.




sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf 


---------------------------------------Semoga Membantu----------------------------------



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal aplikasi server dan programan server side scripting

PHP part 4 Operator

Membuat web E - Ticketing Peswat